Berita kenaikan tarif tol dalam kota Jakarta 2020

Ekspor Minyak dan Gas Riau Anjlok 37,86% pada 2015
February 18, 2020
Kondisi Krisis Migas Tahun 2015
February 20, 2020

Jakarta,  Pemerintah akan  menaikkan tarif tol dalam kota di ruas Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga//Pluit kenaikan tarif baru, dimulai pada tanggal 1 Februari 2020 yang akan datang.

Perihal penetapan kenaikan  tarif tol baru  dituang didalam “Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1231/KPTS/M/2019” soal Penyesuaian Tarif Tol pada ruas Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.

Informasi di dokumen itu tertulis, tarif golongan I sebesar Rp10.000 terjadi kenaikan sebesar Rp500 dari sebelumnya Rp9.500. Serta untuk, golongan II naik dari Rp11.500 menjadi Rp15 ribu. Yang artinya naik sebesar Rp3,500.

Untuk,  golongan III hingga V,pemerintah menurunkan tarif tol nya. Dengan perinciannya yaitu, untuk golongan III diturunkan menjadi Rp15 ribu dari Rp15.500 atau turun Rp500, golongan IV diturunkan dari Rp19 ribu menjadi Rp17 ribu atau turun Rp2000, untuk golongan V turun dari Rp23 ribu menjadi Rp17 ribu atau turun Rp 6000.

Danang Parikesit sebagai Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  mengatakan pemerintah bersama badan usaha Bersama-sama melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Agar permasalahan kenaikan tarif tol dibulan depan, masyarakat dapat menerimanya

“Pemerintah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat, kalau  kondusif dimasyarakat, demikian harapan kami(bisa mulai diberlakukan mulai 1 Februari 2020),”

Perubahan tarif tol ini dilakukan  rutin. Dalam hal ini, tindakan  penyesuaian tarif tol baru selalu dilakukan berdasarkan pada perhitungan tingkat inflasi.

“Tindakan penyesuaian tarif tol baru ini reguler, ada yang tarifnya turun , juga sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kebijakan pada penurunan biaya logistik nasional,” ungkap Danang.

Didasarkan pada regulasi , dan didasarkan evaluasi serta penyesuaian tarif tol akan dilakukan dua tahun sekali tergantung dari pengaruh laju inflasi.

Koentjahjo Pambudi sebagai Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR  mengatakan  penyesuaian tarif baru jalan Tol Dalam Kota bisa juga dilakukan secara bersamaan dengan perubahan tarif baru tol lima golongan kendaraan menjadi tarif tol tiga golongan kendaraan.

Sumber: CNN Indonesia